Setelah sekian lama penantianku kian dekat,
seakan setiap helaan nafasku adalah detik - detik menuju kesana.
Bayangan dalam lamunan tiada habis mengisi ruang ruang pikiranku,
bergejolak, bergulat dengan logika yang terus membantahnya.
Do'a - do'a yang berkumandang dihatiku terus membahana menembus, menggerus dinding waktu penantian yang seakan telah begitu dekat.
ya.... sedekat penantian itu.